Apa Itu Entrepreneurship?

Apa itu Entrepreneurship?

Apa itu Entrepreneurship?

Pertanyaan di atas merupakan pertanyaan mendasar yang perlu dijawab sebelum Anda membaca tulisan – tulisan yang ada di blog ini. Mengetahui apa arti entrepreneurship membuat kita lebih tahu apa bedanya dengan pebisnis. Mengetahui definisi entrepreneurship ini pula dapat membuat kita paham mengapa seringkali entrepreneurship sering disamakan dengan pengusaha, padahal sebenarnya berbeda.

Berikut adalah definisi Entrepreneurship menurut saya (Arry Rahmawan),

Entrepreneurship adalah keyakinan kuat yang ada dalam diri seseorang untuk mengubah dunia melalui ide dan inovasinya. Keyakinan ini kemudian ditindaklanjuti dengan keberanian mengambil risiko mewujudkan ide dan inovasinya tersebut melalui organisasi yang didirikanya, mulai dari membangun, memelihara, dan mengembangkannya sampai menghasilkan dampak nyata bagi dunia.

Jadi, kriteria seorang entrepreneur bisa dilihat dari ciri – ciri sebagai berikut:

Memiliki keyakinan untuk mengubah dunia menjadi lebih baik
Suka berinovasi dan menemukan ide – ide baru yang membuat kehidupan lebih baik
Mendirikan organisasi, lembaga, perusahaan sendiri (dikenal sebagai founder)
Berani mengambil risiko untuk mewujudkan ide dan inovasinya
Berorientasi pada value daripada profit.
Karena entrepreneurship sesungguhnya adalah sikap dan keyakinan, maka entrepreneurship juga tidak hanya ditemukan pada orang yang independen, tetapi juga dalam organisasi, perusahaan, instansi pemerintah, dan berbagai institusi lainnya. Untuk mereka yang berada dalam organisasi tertentu hal ini dinamakan dengan intrapreneurship. Tentang hal ini akan dibahas di bagian special tips.

Tolak Ukur Keberhasilan Entrepreneurship: Perubahan, perubahan, dan perubahan untuk Dunia yang lebih baik.

Apa itu Bisnis?

Apakah entrepreneurship itu sama dengan bisnis? Menurut saya keduanya memiliki makna yang berbeda.

Bisnis adalah aktivitas pertukaran barang atau jasa, yang dilakukan seseorang atau organisasi untuk mendapatkan keuntungan komersial.

Berikut ini adalah ciri – ciri dari seorang pebisnis:

Berpikir lebih analitis dan kuat dalam perhitungan
Memastikan sistem berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan
Berorientasi pada Profit dibandingkan dengan value
Penuh perhitungan matang dalam mengambil keputusan, khususnya kelayakan finansial
Tolak Ukur Keberhasilan Bisnis: Uang, uang, dan uang yang berlimpah.

Entrepreneurship Perlu Bisnis, Bisnis perlu Entrepreneurship

Mengapa kemudian kita seringkali menemukan fenomena di mana entrepreneurship itu disamakan dengan bisnis? Di Indonesia, orang seringkali menyamakan antara entrepreneurship dengan pengusaha. Bahkan ada yang membuat sebuah definisi di mana entrepreneurship adalah Usaha Kecil dan Menengah, sementara Bisnis adalah usaha besar dengan modal milyaran rupiah.

Kenyataannya, terdapat kutub yang jelas berbeda antara entrepreneurship dengan business.

Entrepreneurship berfokus pada dampak dan perubahan masyarakat.

Business berfokus pada uang dan keuntungan finansial.

Entrepreneurship membutuhkan keterampilan bisnis di dalamnya agar dapat bertahan secara finansial sebagai bahan bakar untuk membuat inovasi – inovasi yang dihasilkan bisa terus bertahan dan mengubah dunia. Sementara Bisnis memerlukan entrepreneurship untuk terus bertahan dan memenangkan persaingan dari kompetitor yang semakin lama semakin banyak dengan inovasi – inovasi baru yang dihasilkannya.

Inilah konsep yang saya bawakan dalam Entrepreneur Pro, di mana sebagai seorang entrepreneur kita juga perlu menguasai keterampilan – keterampilan bisnis yang bersifat analitis dan teknis. Pun sebagai pebisnis, kita perlu menguasai cara bagaimana menghasil inovasi baru agar selalu menjadi yang terdepan.

Untuk mempermudah pemahaman, Anda dapat melihat garis kontinuum berikut ini,



Seorang entrepreneur pro menyadari bahwa untuk bisa menghasilkan inovasi dan dampak – dampak yang signifikan dibutuhkan bahan bakar berupa keuntungan fina

Related Posts:

0 Response to "Apa Itu Entrepreneurship?"